Tips Investasi Apartemen yang Menguntungkan

Tips Investasi Apartemen yang Menguntungkan

Tips Investasi Apartemen yang Menguntungkan – Banyak masyarakat Indonesia yang sudah sadar akan pentingnya berinvestasi. Apalagi jika melihat kondisi ekonomi saat ini. Dengan berinvestasi, diharapkan mereka akan memiliki simpanan dan jaminan di hari tua nanti. Maka, tidak salah jika investasi properti dijadikan pilihan.

Keberadaan hunian apartemen yang kian populer di kota-kota besar, menjadi salah satu alasan investasi apartemen cukup menarik. Minat masyarakat urban akan hunian yang modern dan praktis, juga menjadi alasan investasi ini kian berpotensi dan menjanjikan.

Managing Director dari Lamudi Indonesia, Mr. Steven Ghoos, mengungkapkan bahwa hunian vertikal seperti apartemen dan kondominium bisa lebih populer.

Investasi properti, termasuk apartemen, dipilih juga karena mampu memberikan potensi keuntungan yang lebih besar.

5 Tips Investasi Apartemen yang Menguntungkan

Sama halnya dengan investasi properti lainnya, investasi apartemen juga memerlukan beberapa hal dan pertimbangan.

Tidak hanya untuk apartemen di kota-kota besar saja, pertimbangan berikut ini juga berlaku umum untuk semua kawasan dan area. Berikut ini cara dan tips investasi apartemen yang menguntungkan:

1. Perhatikan lokasi apartemen

Lokasi adalah hal pertama yang harus diperhatikan saat Anda berniat untuk berinvestasi apartemen. Untuk kawasan Jakarta, lokasi yang berdekatan dengan Central Bussines District/CBD tentu lebih menguntungkan.

Kawasan segitiga emas Jakarta, yang meliputi Sudirman, Kuningan dan Thamrin tentu menjadi pilihan popular para profesional dan pebisnis di area ini.

Dipilihnya area di sekitar kawasan CBD, tentu tidak hanya menawarkan kenyamanan dan fasilitisnya saja, tetapi juga akses mudah dan dekat dengan perkantoran. Dengan begitu, mereka tidak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk berangkat dan pulang kerja.

Cipinang mungkin identik dengan keberadaan area lapasnya, kawasan Jakarta Timur ini memang menjadi salah satu wilayah yang akan ditargetkan menjadi area pengembangan hunian vertikal.

Alasan dipilihnya kawasan ini, tentu tidak lain karena kemudahan akses yang dimilikinya. Terutama kemudahan saat mengakses beberapa pusat bisnis di Jakarta – via Kampung Melayu – flyover Tanah Abang.

Untuk harganya apartemen di Cipinang, nyatanya masih cukup terjangkau. Di kawasan ini, harga apartemen dibandrol mulai dari Rp 400 juta per unit, dan sangat cocok menjadi salah satu pilihan alternatif investasi apartemen dengan harga yang lebih murah.

Berbeda dengan apartemen dekat dengan SCBD. Harga apartemen di kawasan tersebut bisa menembus angka miliaran. Terlebih, jika apartemen tersebut berada dalam area superblock.

Dari pemaparan tersebut, tentu lokasi yang strategis akan bernilai jual lebih tinggi. Namun, nilai investasi apartemen yang Anda keluarkan akan lebih besar. Walaupun demikian, nilai yang Anda keluarkan pasti berbanding dengan return yang akan Anda dapatkan.

2. Akses jalan tol dan transportasi publik yang mudah

Apartemen yang berada di dekat jalan tol dalam kota ataupun lingkar luar, stasiun kereta commuter line, dan halte bus TransJakarta pasti menjadi incaran para investor property.

Contohnya apartemen di Kalibata dan Tebet. Dengan berdiri tidak jauh dari stasiun commuter line, apartemen di kawasan tersebut menjadi incara para karyawan dan pekerja pengguna trasnportasi commuter line.

Harga apartemen di sini rata-rata dibandrol lebih dari 30 juta/meter perseginya. Untuk harga sewanya pun diperkirakan 500 ribu – 1 juta / meter persegi pertahunnya.

3. Dekat dengan fasilitas umum

Tidak hanya fasilitas internal yang memadai saja. Lokasinya yang dekat dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat perbelanjaan, tentu akan lebih menarik. Misalnya, apartemen di Karawaci dan Tangerang. Karena akses universitas, rumah sakit serta pusat perbelanjaan terkenal dan unggulan yang berada cukup dekat, membuat harga apartemen di kawasan tersebut bisa lebih mahal.

4. Kredibilitas si pengembang

Pengembang atau devloper juga tidak luput dari perhatian. Untuk Anda yang baru saja berniat untuk investasi apartemen, ataupun membeli apartemen untuk tempat tinggal, harap cari tahu terlebih dahulu track record devlopernya. Beberapa pengembang apartemen yang sudah cukup terkenal di Indonesia, di antaranya: Ciputra, Agung Podomoro Land, Agung Sedayu Group, dll.

Khusus untuk apartemen yang masih dalam bentuk konsep ataupun baru sebagain pengerjaan, penting untuk melihat dan memperhatikan kredibilitas siapa pengembang di balik pembangunannya.

Di takutkan, saat uang Anda sudah masuk, entah hanya sebagain ataupun keseluruhan, tiba-tiba pengerjaannya terhenti karena suatu hal. Jika sudah begini, rencana investasi apartemen Anda pun akan terhenti, bahkan bisa saja Anda merugi tanpa ada hasil sama sekali.

4. Nyaman itu penting, aman itu harus

Saat ini, mungkin Anda sering mendengar berita buruk yang kerap terjadi di apartemen, entah pencurian, pembunuhan, bahkan penculikan anak. Hal ini memang cukup klise, mengingat kriminalitas dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Namun, satu hal yang pasti, fasilitas keamanan 24 jam dan CCTV adalah keharusan.

Status Dokumennya? Cek dahulu!

Sama seperti membeli ataupun berinevstasi di bidang properti lainnya. Anda selaku pembeli harus memastikan segala kelengkapan dokumen properti apartemen yang Anda miliki. Jangan ragu meminta bantuan notaris atau pihak pendukung lainnya.

Itulah beberapa informasi seputar tips investasi apartemen yang menguntungkan untuk Anda. Ketika membeli ataupun berinvestasi apartemen, Anda harus membuat perencanaan dengan mempertimbangkan 5 hal tersebut.

Semua itu akan menjadi mapping investasi apartemen Anda kelak. Investasi tanpa rencana dan persiapan, sama halnya Anda pergi ke sebuah tempat tanpa ada peta ataupun petunjuk jalan.

Keuntungan dan Kerugian Investasi Apartemen Dibandingkan Rumah

Saat akan berencana berinvestasi apartemen, terkadang kita dihadapkan dengan beberapa pilihan. Memang, harga rumah lebih stabil dan lebih banyak di cari.

Lantas, bagaimana dengan investasi apartemen? Apakah menguntungkan? Atau malah lebih sulit dibanding menjalani investasi rumah? Mari kita bahas.

Rumah dan unit apartemen dengan lokasi dan harga yang sama, bisa menghasilkan return investasi yang berbeda, mengapa? Mari kita bahas keuntungan dan kerugian investasi apartemen dibanding rumah.

Keuntungan Investasi Rumah

– Dapat disewakan dengan harga tinggi jika memiliki desain bangunan yang bagus dan kokoh.
– Tingkat kenaikan harga umumnya lebih tinggi dibanding apartemen.

Kerugian Investasi Rumah

– Lokasi yang kurang baik akan mempengaruhi harga sewa, contohnya jauh dari fasilitas umum.

Keuntungan Investasi Apartemen

– Harga sewa unit akan jauh lebih tinggi ketimbang return harga sewa rumah.
– Letak apartemen yang strategis menjadi incaran kaum urban perkotaan, sehingga tidak terlalu sulit mencari penyewa. Contohnya beberapa apartemen di Depok dan apartemen di Jakarta Barat berikut.

Kerugian Investasi Apartemen

– Return bisa lebih kecil karena adanya biaya rutin yang tinggi.

Melihat perbandingan kedua jenis properti di atas, tentu ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing, walaupun keduanya memiliki harga dan lokasi yang sama.

Untuk perbandingan harga, nyatanya unit apartemen tipe studio bisa lebih murah hingga Rp 100 jutaan dibanding rumah tapak dua kamar tidur non subsidi. Hal Ini karena ruangan unit apartemen berukuran lebih kecil.

Unit apartemen juga dapat dihargai lebih mahal apabila berada di area strategis seperti di tengah kota. Memang, sudah banyak bank yang menawarkan kredit pemilikan properti baik rumah atau apartemen. Sehingga, baik Anda yang belum memiliki dana yang cukup, tetap dapat membeli secara kredit. Entah itu apartemen ataupun rumah, keduanya telah memiliki sistem pembayaran yang kian mudah.

Apakah Harga Apartemen Terus Naik?

Jawabannya tentu relatif. Adanya gap antara permintaan apartemen dengan ketersediaan unit kerap berpengaruh pada harga jualnya nanti. Yang harus diperhatikan saat akan membeli apartemen yaitu mewaspadai harga semu.

Adanya ‘harga semu’, atau harga tinggi tanpa fasilitas yang sepadan kerap terjadi. Ketika melihat dari sisi subjektif, maka sah-sah saja developer memasang harga apartemen setinggi-tingginya. Apalagi jika developer tersebut sudah memiliki nama besar.

Untuk tidak terpengaruh dengan harga semu, yang harus Anda lakukan yaitu dengan survei ke beberapa apartemen di sekitar (berdekatan). Lihat juga apakah harga yang ditawarkan sama atau berbanding.

Apakah investasi apartemen yang menguntungkan selamanya? Ya, tentu saja, namun Andapun harus hati-hati dalam menentukan pilihan. Pastikan biaya yang Anda keluarkan sebanding dengan fasilitas yang akan Anda dapatkan, sehingga investasi apartemen Anda dapat lebih menjamin dan menghasilkan return yang tinggi.

Tips Membeli Apartemen yang Aman dan Nyaman Bagi Pemula

1. Lokasi yang Strategis

Siapa yang tidak menyanggah hal ini. Lokasi yang startegis, tentu membuat sebuah hunian akan melonjak. Namun, bukan itu poin pentingnya. Lokasi yang dimaksud, bisa berarti lokasi yang memiliki akses dan fasilitas yang memadai.

Untuk itu, pilihlah apartemen yang cukup dekat dengan lokasi bekerja dan fasilitas penting lainnya, seperti dekat dengan jalur transportasi umum dan fasilitas umum lain, seperti pusat belanja, rumah sakit, tempat ibadah, sekolah, dan lain-lain.

2. Harga Beli yang Spadan

Harga apartemen memang lebih tinggi dibanding rumah petak. Namun cukup variatif kok, jika kita mau melihat dan mencari lokasi, letak lantai, view unit, dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan. Biasanya pengembang akan memasarkan apartemen dalam ukuran semi gross area—yang mempunyai selisih 8% – 15% lebih besar dari ukuran unit apartemen normal(nett area).

3. Pembayaran

Membeli unit apartemen secara tunai keras (hard cash) sebetulnya lebih menguntungkan, sebab kamu dapat memeroleh diskon lumayan besar (sekitar 15% – 20%). Jika finansial kamu tak mencukupi, pilihlah cara pembayaran tunai bertahap (installment) yang bisa dipilih. Tetapi seringkali tenor yang diberikan pengembang maksimal hingga lima tahun, sampai-sampai, nominal yang harus kamu keluarkan per bulannya cukup besar.

Pilihan terakhir ialah menggunakan KPA (kredit pemilikan apartemen). Dengan kemudahan dalam pembayaran, umumnya pembiayaan dari bank ini, kamu dapat mencicil apartemen sampai dengan 15 tahun. Apalagi angka angsuran tiap bulannya termasuk kecil.

4. Biaya Pemeliharaan

Hal yang sedikit berbeda dan mesti kamu perhatikan ialah besaran ongkos atau biaya pemeliharaan (sevice charge & sinking fund) yang harus kamu keluarkan di setiap bulannya.

5. Kredibilitas Pengembang

Membangun apartemen membutuhkan prosedur dan perizinan yang kompleks. Oleh sebab itu, developer harus memiliki reputasi yang kredibel. Jangan sampai kamu terkena kasus penipuan, janji pengembang palsu, dan hal buruk lainnya.

Di samping itu, reputasi kontraktor maupun konsultan perencana bangunan pun wajib kamu ketahui, sebab hal tersebut menyangkut kualitas dan estetika bangunan.

6. Keamanan dan Kenyamanan

Fasilitas yang ada di dalam apartemen mengindikasikan tingkat keamanan dan kenyamanan babgi penghuninya. Oleh sebab itu, sisi kemanan yang terdapat di apartemen tersebut harus diketahui sejak awal kamu berencana membeli. Fasilitas standar keamanan dan kenyamanan bagi sebuah apartemen ialah area parkir yang memadai, lift, kamera pengawas (CCTV), taman, kolam renang, berbagai sarana olahraga, club house, restoran atau kafe, serta minimarket. Fasilitas penangkal kebakaran, struktur antigempa, dan genset cadangan.

7. Spesifikasi Unit yang Jelas

Spesifikasi unit ruangan dan perangkat yang menempel pada bangunan juga harus diperhatikan. Unit apartemen ada yang dipasarkan lengkap (fully furnished), dengan bath tub, kitchen set, telepon, internet, pemanas air, dan AC.

Namun, lazimnya apartemen dipasarkan dengan  konsep semi-furnished, sehingga kamu pun butuh melengkapi sejumlah barang. Tanyakan secara detail pada pengembang, apakah
diizinkan melakukan renovasi. Buat perjanjian tertulis supaya terhindar dari wanprestasi.

8. Manajemen Properti

Siapa pihak dibalik pengelola apartemen juga harus kamu perhatikan. Manajemen properti yang profesional pasti akan bertanggung jawab dengan segala persoalan dan mau mengatasi hal tersebut dengan baik.

9. Prospek Investasi

Di samping menjadi hunian, apartemen pun juga menjadi ajang investasi yang cukup menarik. Dengan demikian, prospek apartemen yang kamu akan beli tersebut perlu dipertimbangkan sisi ekonominya terlebih dahulu.

Lakukan survei kecil-kecilan—boleh kita tanyakan ke developer—berapa potensi capital gain dan rental field yang bakal kamu dapatkan pertahunnya. Jika hendak menyewakan unit apartemen, pilihlah unit yang dekat atau satu tempat dengan pusat belanja.

Lama Kepemilikan Apartemen Berdasarkan Hak Kepemilikan

Kepemilikan apartemen secara hukum, terdapat dalam aturan pada undang-undang yang mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun.

Di dalamnya memuat, jika sebuah apartemen atau rumah susu, dapat didefinisikan sebagai sebuah bangunan yang bersusun dan dibangun dalam satu wilayah atau berdiri di atas sebuah tanah yang di dalamnya terbagi ke dalam beberapa hunian dan dapat digunakan secara terpisah serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang digunakan bersama-sama.

Nah, apabila kamu memang berniat atau memilih tinggal di apartemen, kamu juga harus tahu beberapa hal tentang hak kepemilikan apartemen. Karena memang, hal tersebut akan menentukan lama kepemilikan apartemen yang kamu miliki.

Apartemen yang umumnya berdiri di atas tanah hak milik, bisa diturunkan atau dipindah-alihkan generasi selanjutnya, yaitu ke anak si pemilik tanpa proses perpanjangan hak. Lama waktu kepemilikan apartemennya pun tidak dibatasi.

Sayangnya, lama kepemilikan apartemen jenis ini hanya bisa dimiliki oleh perorangan saja. Di mana pemilik harus berstatus sebagai warga negara Indonesia juga. Untuk kepemilikan atas nama lembaga-lembaga, tentunya harus yang memiliki hukum resmi seperti instansi pemerintahan, lembaga sosial atau lembaga keagamaan. Sehingga, kepemilikannya hanya terbatas pada badan hukum tertentu dan tidak sembarangan orang bisa memilikinya.

Untuk kepemilikan apartemen yang berdiri di atas tanah hak pakai di atas tanah negara. Pihak-pihak yang dapat memiliki hak miliknya sebenarnya dapat dimiliki oleh siapa saja, bisa itu perseorangan, entah warga negara Indonesia ataupun asing, instansi-instansi pemerintah, ataupun perusahaan asing yang memiliki perwakilan di Indonesia.

Untuk waktu lamanya kepemilikan apartemen jenis ini bisa mencapai 25 tahun lamanya. Selain itu, kesempatan waktu untuk melakukan perpanjang lanjutan akan diberikan waktu selama 20 tahun dan akan diperpanjang kembali dalam jangka waktu paling lama 25 tahun. Hal ini tentunya tergantung persetujuan dan aturan yang ditetapkan.

Untuk lamanya kepemilikan apartemen yang berdiri di atas tanah hak guna bangunan, tentu berbeda lagi perhitungannya. Umumnya, jangka waktu yang diberikan adalah 30 tahun. Lama waktu tersebut dapat diperpanjang hingga 20 tahun lamanya.

Setelah itu pun, masih bisa diperbaharui lagi dengan jangka waktu maksimal paling lama 30 tahun. Hal ini telah diatur dalam PP 40/1996 tentang Hak Guna Bangunan. Proses perpanjangan ataupun pembaharuan ijin kepemilikan apartemen, dilakukan setidaknya paling lambat 2 tahun sebelum masa kepemilikan habis.

Umumnya, lama kepemilikan apartemen juga mengacu pada kepemilikan tanah hak guna bangunan yang dimemilikinya. Yaitu dengan tenggang waktu 30 tahun serta adanya kesempatan memperpanjang dan memperbaharui jangka waktu kepemilikan.

Dengan adanya penjelasan mengenai lamanya kepemilikan apartemen ini, diharapkan kamu bisa mendapatkan gambaran dalam memutuskan untuk memilih tinggal di apartemen atau tetap ingin mencari rumah petak saja. Tentunya ada kelebihan dan kekuranggnya masing masing, untuk itu pertimbangkan semua aspek secara detail.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *